Koran Digital Media Lampung

Sempat Digondol Maling, Motor Honda CRF Ditemukan 30 Menit Kemudian
MEDIALAMPUNG.CO.ID — Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di siang bolong di Pekon Mutar Alam, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Satu unit sepeda motor jenis Honda CRF milik petugas MBG dilaporkan hilang saat terparkir di area dapur SPPG. Kendaraan tersebut digondol pelaku saat situasi sekitar tengah lengah.
Bhabinkamtibmas setempat, Faizar Tanzi, menjelaskan bahwa pihak pengelola SPPG langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumberjaya.
“Pengelola sudah membuat laporan ke Polsek Sumberjaya untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Tak butuh waktu lama, motor yang hilang berhasil ditemukan. Petugas dapur MBG yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pengejaran.
Hasilnya, kendaraan ditemukan di kawasan rest area Puncak, Kecamatan Sumberjaya, sekitar 7 kilometer dari lokasi kejadian. Motor tersebut ditemukan hanya sekitar 30 menit setelah dicuri.
“Motor ditemukan dalam kondisi utuh, ditinggal pelaku dan ditutup terpal di samping rumah warga,” ungkap salah satu warga.
Diduga pelaku panik setelah mengetahui adanya pengejaran, sehingga memilih meninggalkan kendaraan dan melarikan diri.
Kapolsek Sumberjaya AKP Rekson Sahrul melalui Panit Reskrim IPDA Wiwit menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat usai menerima laporan.
“Begitu mendapat informasi, kami langsung melakukan pengecekan. Kendaraan berhasil diamankan di kawasan rest area Puncak, sementara terduga pelaku melarikan diri,” jelasnya.
Saat ini, sepeda motor tersebut telah diamankan di Mapolsek Sumberjaya sebagai barang bukti. Polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku.
Sementara itu, Kepala SPPG Mutar Alam, Onri Pasaribu, membenarkan bahwa kendaraan yang sempat hilang telah ditemukan.
“Motor sudah ditemukan, namun pelaku sudah kabur,” katanya singkat.
Peratin Mutar Alam, Sutro Hamid, mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan, terutama di lokasi terbuka.
“Kejahatan terjadi karena ada kesempatan. Jadi masyarakat harus lebih berhati-hati,” tegasnya.
Hingga kini, kasus curanmor yang sempat viral di media sosial tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Petugas terus memburu pelaku yang kabur. (rinto/nopri)




