Koran Digital Media Lampung

Belum Ada Pendaftar, MTsN 1 Pesisir Barat Terus Gencarkan Sosialisasi
MEDIALAMPUNG.CO.ID — Pelaksanaan pendaftaran penerimaan murid baru di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pesisir Barat (Pesbar) yang telah dibuka sejak 1 Maret 2026 hingga saat ini belum menunjukkan adanya pendaftar.
Hingga Senin, 13 April 2026, belum satu pun calon siswa yang menyampaikan berkas pendaftaran untuk melanjutkan pendidikan di madrasah negeri yang akan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027 tersebut.
Meski demikian, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesisir Barat terus menggencarkan berbagai upaya sosialisasi kepada masyarakat, khususnya siswa-siswi tingkat akhir Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Pendidikan Islam, Slamet, S.Pd., M.M., mendampingi Kepala Kantor Kemenag Pesisir Barat, Ahmad Khotob, S.Ag., M.M., menjelaskan bahwa hingga pertengahan April ini memang belum ada calon siswa yang secara resmi mendaftarkan diri.
“Memang sampai hari ini belum ada calon siswa yang menyampaikan berkas pendaftaran ke MTsN 1 Pesisir Barat. Namun, kami tetap optimistis dalam waktu dekat akan mulai ada pendaftar, mengingat masa pendaftaran masih cukup panjang hingga 28 Mei 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan MTsN 1 Pesisir Barat merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan menengah pertama berbasis keagamaan di wilayah tersebut. Madrasah ini menjadi satu-satunya MTs negeri di Kabupaten Pesisir Barat dan untuk pertama kalinya akan beroperasi pada tahun ajaran baru 2026/2027.
Menurutnya, sebagai lembaga pendidikan yang baru berdiri secara resmi pada tahun 2024, MTsN 1 Pesisir Barat masih memerlukan proses pengenalan yang lebih luas kepada masyarakat.
“Sosialisasi terus kami lakukan, baik melalui kunjungan langsung ke sekolah tingkat MI maupun SD, maupun melalui berbagai pendekatan lainnya. Kami ingin memastikan masyarakat mengetahui bahwa Kabupaten Pesisir Barat kini telah memiliki MTs negeri,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi secara tatap muka dinilai cukup efektif karena dapat memberikan penjelasan langsung kepada siswa, guru, dan orang tua terkait sistem pendidikan yang diterapkan di madrasah tersebut.
“Kami mendatangi sekolah-sekolah untuk menyampaikan informasi secara langsung. Dengan begitu, para siswa yang akan lulus dari MI atau SD dapat mengetahui pilihan pendidikan lanjutan yang tersedia, termasuk MTsN 1 Pesisir Barat,” katanya.
Ia juga berharap seluruh pihak, baik madrasah, sekolah, maupun instansi terkait lainnya, dapat turut berpartisipasi dalam mendukung keberadaan MTsN 1 Pesisir Barat.
“Kami berharap semua pihak ikut berperan dalam menyosialisasikan keberadaan MTsN 1 Pesisir Barat ini. Dengan dukungan bersama, kami optimistis madrasah ini dapat berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan di daerah,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya mengimbau kepada para siswa yang berminat untuk segera melakukan koordinasi dengan panitia penerimaan murid baru atau mendatangi langsung Kantor Kemenag Pesisir Barat guna memperoleh informasi lebih lanjut.
“Bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke MTsN 1 Pesisir Barat, kami persilakan untuk segera berkoordinasi dengan panitia atau datang langsung ke Kantor Kemenag,” katanya.
Sebagai madrasah negeri yang baru berdiri, MTsN 1 Pesisir Barat berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan berkualitas dengan mengintegrasikan ilmu pengetahuan umum dan nilai-nilai keislaman.
Selain kurikulum yang seimbang, pihak madrasah juga telah menyiapkan sejumlah program unggulan untuk menunjang pengembangan potensi peserta didik, seperti pembinaan karakter Islami, penguatan literasi dan numerasi, serta berbagai kegiatan keagamaan.
Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah tahfidz Al-Qur’an, yang diharapkan mampu mendorong siswa lebih dekat dengan Al-Qur’an sekaligus membentuk kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap dalam waktu dekat sudah mulai ada calon siswa yang mendaftar. Mudah-mudahan upaya sosialisasi yang terus dilakukan dapat meningkatkan minat masyarakat,” pungkasnya.




