Antusias, Peserta Prolanis di Krui Selatan Tembus 235 Orang

MEDIALAMPUNG.CO.ID — Upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus dilakukan UPTD Puskesmas Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar). Salah satu langkah nyata yang dilakukan yakni menggelar pemeriksaan kesehatan (medical check-up) gratis bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis), Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di UPTD Puskesmas Krui Selatan serta dua lokasi lainnya, yakni Pekon Way Napal dan Pekon Balai Kencana, merupakan bagian dari layanan rutin bagi peserta BPJS Kesehatan yang terdaftar dalam program Prolanis. Program ini ditujukan bagi masyarakat yang memiliki risiko maupun telah terdiagnosis penyakit kronis seperti diabetes melitus dan hipertensi.

Sejak pagi hari, ratusan warga memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan yang disediakan secara gratis. Antusiasme masyarakat pun cukup tinggi. Dari target awal sebanyak 200 peserta, jumlah kehadiran justru melampaui target, yakni mencapai 235 orang.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala UPTD Puskesmas Krui Selatan, Ns. Gigih Sanjaya Putra, S.Kep., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen puskesmas dalam memperkuat pelayanan kesehatan berbasis promotif dan preventif, khususnya bagi masyarakat dengan riwayat penyakit kronis.

Menurutnya, pengendalian penyakit kronis tidak cukup hanya melalui pengobatan, tetapi juga membutuhkan pemantauan kondisi kesehatan secara berkala.

“Melalui kegiatan Prolanis ini, kami berupaya memastikan kondisi kesehatan peserta tetap terkontrol. Pemeriksaan dilakukan secara berkala sehingga tenaga kesehatan dapat memantau perkembangan penyakit sekaligus mendeteksi sejak dini kemungkinan komplikasi,” ujar Gigih.

Ia menjelaskan, kegiatan pemeriksaan dalam program Prolanis dilaksanakan secara rutin setiap enam bulan sekali. Pemeriksaan berkala dinilai sangat penting, terutama bagi penderita diabetes melitus dan hipertensi, karena kedua penyakit tersebut kerap berkembang tanpa gejala hingga menimbulkan komplikasi serius.

“Dengan pemeriksaan rutin setiap enam bulan, perubahan kondisi kesehatan dapat terdeteksi lebih awal. Jika ditemukan indikasi gangguan, penanganan medis bisa segera dilakukan sehingga risiko komplikasi dapat ditekan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, UPTD Puskesmas Krui Selatan juga menggandeng Laboratorium Klinik Pramitra sebagai mitra guna memastikan kualitas pemeriksaan laboratorium sesuai standar pelayanan kesehatan.

Melalui kerja sama tersebut, peserta Prolanis mendapatkan berbagai jenis pemeriksaan secara menyeluruh tanpa dipungut biaya.

Adapun jenis pemeriksaan yang diberikan meliputi gula darah lengkap, HbA1C, mikroalbumin, ureum, kolesterol total, trigliserida, HDL, LDL, hingga pemeriksaan fungsi ginjal seperti kreatinin serta estimasi laju filtrasi glomerulus (eGFR).

Pemeriksaan tersebut dinilai penting untuk membantu tenaga kesehatan memantau kondisi organ vital pasien secara lebih detail. Dengan data laboratorium yang komprehensif, dokter dapat menentukan langkah penanganan yang lebih tepat sesuai kondisi pasien.

“Pemeriksaan ini sangat bermanfaat untuk memantau kondisi kesehatan secara menyeluruh. Pada penderita diabetes dan hipertensi, kami bisa melihat fungsi ginjal, kadar gula darah, hingga profil lemak dalam tubuh sebagai indikator penanganan selanjutnya,” katanya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program Prolanis merupakan salah satu upaya strategis dalam menekan angka komplikasi penyakit kronis yang menjadi penyebab utama masalah kesehatan di masyarakat.

Karena itu, pihaknya berharap masyarakat yang telah terdaftar sebagai peserta Prolanis dapat aktif mengikuti pemeriksaan berkala.

“Kami berharap peserta Prolanis dapat memanfaatkan program ini secara maksimal. Dengan pengelolaan yang baik, kualitas hidup penderita penyakit kronis dapat tetap terjaga,” pungkasnya.

Budi Setiawan
Budi Setiawan
Articles: 3