Koran Digital Media Lampung

Star Energy Sosialisasikan Proyek Drilling PSPS, Libatkan Tiga Kecamatan di Lampung Barat
MEDIALAMPUNG.CO.ID — PT Star Energy Suoh Sekincau (SEGSS) mulai memperkenalkan rencana proyek drilling PSPS kepada masyarakat dan pemerintah daerah. Kegiatan sosialisasi tersebut digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Balai Pekon Sukaraja, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Lampung Barat, di antaranya Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), hingga Bagian Sumber Daya Alam (SDA).
Selain itu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dari Kecamatan Way Tenong, Air Hitam, dan Bandar Negeri Suoh turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Tidak hanya unsur pemerintah, sosialisasi ini juga melibatkan masyarakat dari sejumlah pekon yang menjadi wilayah terdampak maupun penyangga proyek.
Dari Kecamatan Way Tenong hadir perwakilan Pekon Pajar Bulan, Sukananti, Sukaraja, dan Tanjung Raya. Sementara dari Kecamatan Air Hitam diwakili Pekon Srimenanti, serta dari Kecamatan Bandar Negeri Suoh melibatkan masyarakat Pekon Suoh.
Perwakilan PT Star Energy dalam pemaparannya menjelaskan bahwa kegiatan drilling PSPS merupakan bagian dari pengembangan energi panas bumi yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi ketahanan energi nasional maupun peningkatan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kegiatan ini masih dalam tahap sosialisasi awal. Kami ingin memastikan seluruh pihak memahami rencana proyek, termasuk potensi manfaat dan dampaknya,” ujar perwakilan PT Star Energy dalam forum tersebut.
Ia menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi hal penting dalam setiap tahapan proyek. Oleh karena itu, pihak perusahaan membuka ruang komunikasi seluas-luasnya agar aspirasi warga dapat terserap dengan baik.
“Kami tidak hanya datang untuk menjalankan proyek, tetapi juga ingin membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Way Tenong, Erna Risnawati, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pemerintah daerah menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan dan masyarakat, terutama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memaksimalkan dampak positif pembangunan.
“Pemkab berharap kegiatan ini benar-benar memperhatikan aspek lingkungan serta memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat lokal,” ujarnya.
Sosialisasi berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab antara masyarakat dan pihak perusahaan. Sejumlah warga menyampaikan harapan agar proyek tersebut dapat membuka lapangan pekerjaan serta tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan maupun aktivitas pertanian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terkait rencana pengembangan panas bumi di wilayah Sekincau Selatan dan sekitarnya, sehingga pelaksanaan proyek ke depan dapat berjalan lancar dan berkelanjutan.




